Brigadenews.co.id, KABUPATEN BEKASI – Di tengah gaung menuju Indonesia Emas 2045, semangat pembangunan dari desa terus dikobarkan.
H. Nasarudin secara resmi menyatakan niat kuatnya untuk melanjutkan kepemimpinan 2 periode sebagai Kepala Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Deklarasi itu disampaikan di hadapan warga, relawan BRASA, dan komunitas RAKOMPAS saat jelang pendaftaran Pilkades periode 2026-2034, Rabu (29/7)
Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan agar visi Kedung Pengawas yang maju dan sejahtera benar-benar terwujud.
Dengan tegas H. Nasarudin menyampaikan alasannya kembali maju.
“Masih banyak rencana yang harus diselesaikan. Ke depannya, saya akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur di seluruh penjuru desa serta berupaya sungguh-sungguh untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Kedung Pengawas,” ujarnya lantang.
Ia menyebut, pembangunan desa adalah fondasi penting menyongsong Indonesia Emas. Tanpa desa yang kuat, mustahil Indonesia bisa melesat.
Sebagai bukti komitmen, H. Nasarudin mencontohkan capaian terbaru selama masa jabatannya.
“Saat ini Kedung Pengawas sudah memiliki fasilitas baru, yaitu Stadion Mini yang baru saja diresmikan. Sekaligus kita buka Sekolah Sepak Bola SSB Garuda Kedung Pengawas untuk menampung bakat dan menyalurkan hobi anak-anak desa,” jelasnya.
Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pembinaan generasi muda, agar lahir atlet-atlet berprestasi dari Kedung Pengawas yang mengharumkan nama desa hingga nasional.
Dengan dukungan penuh dari warga, relawan BRASA, dan komunitas RAKOMPAS, H. Nasarudin optimis bisa melanjutkan amanah periode 2026-2034.
“Dengan dukungan warga, saya berharap dapat melanjutkan amanah agar seluruh program pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan Desa Kedung Pengawas,” pungkasnya.
Langkah H. Nasarudin ini menjadi sinyal kuat bahwa dari desa-lah semangat Indonesia Emas 2045 dimulai. Kedung Pengawas siap jadi contoh desa yang bergerak cepat, membangun infrastruktur, dan mencetak SDM unggul.
(Red/fzl)














