Tangsel,Brigadenews.co.id-Polsek Ciputat Timur melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di 18 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di wilayah hukumnya, Sabtu (18/4/2026) pukul 14.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan menyusul adanya isu kenaikan harga BBM, khususnya jenis Dex dan Dexlite.
Dari hasil pemantauan, seluruh SPBU yang diperiksa menunjukkan ketersediaan BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. Tidak ditemukan antrean panjang maupun lonjakan pembelian yang signifikan di masyarakat.
Secara umum, stok BBM di sejumlah SPBU terpantau bervariasi namun tetap mencukupi kebutuhan. Untuk jenis Pertalite, stok berkisar antara 570 liter hingga 37.139 liter. Pertamax tercatat berada pada kisaran 2.088 liter hingga 47.593 liter, sementara Pertamax Turbo tersedia di beberapa SPBU dengan jumlah hingga 12.781 liter.
Adapun untuk jenis BBM lainnya, seperti Pertamina Dex dan Bio Solar, juga terpantau dalam kondisi stabil. Stok Pertamina Dex tercatat mencapai hingga 12.725 liter di beberapa lokasi, sedangkan Bio Solar tersedia hingga 31.613 liter. Hal ini menunjukkan tidak adanya gangguan distribusi maupun kelangkaan pasokan di wilayah Ciputat Timur dan sekitarnya.
Selain itu, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tidak ditemukan adanya gejolak sosial maupun aksi unjuk rasa dari kelompok masyarakat, LSM, maupun mahasiswa pasca isu kenaikan BBM. Aktivitas masyarakat di sekitar SPBU berlangsung normal dan kondusif.
Polsek Ciputat Timur terus melakukan pemantauan perkembangan situasi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang mungkin timbul.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), serta tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah terkait kebijakan BBM.
Secara keseluruhan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ciputat Timur pasca isu kenaikan BBM terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Rudi)














