Tangsel,Brigadenews.co.id- Pendataran Penerimaan Siswa Didik Baru atau sekarang yang lebih dikenal Siswa Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN wilayah kota Tangerang Selatan propinsi Banten kini banyak dikeluhkan oleh orang tua siswa pasalnya penerimaan siswa baru tahun 2025 susah untuk masuk kesekolah SMKN terkecuali para orang tua siswa mengeluarkan uang titipan.
Salah satu contoh SMKN2 Tangerang Selatan yang berada di pondok aren, dalam penerimaan siswa baru disinyalir harus ada uang titipan jika para siswa ingin bersekolah.
Seorang warga mengatakan, SMKN 2 ini pilihan bagi para siswa baru yang ingin masuk disekolah jurusan, namun banyak orang tua siswa baru yang ingin bersekolah disini harus mengeluarkan uang jutaan rupiah melalui oknum oknum yang dekat dengan kepala sekolah.
” Para oknum itu sudah dapat mandat dari kepala sekolah untuk para siswa baru yang ingin bersekolah dengan memberikan uang jutaan rupiah dan hasil uang tersebut diduga buat bancakan pihak kepala sekolah dan para oknum” ungkapnya
Gubernur Banten Andra Sony akan menindak kepala sekolah yang memungut biaya ” Kami akan menindak kepala sekolah yang meminta uang kepada calon siswa baru, jika itu ada laporkan” ungkap Andra Sony
Sementara kepala sekolah SMKN 2 Abas dihubungi melalui handphone tidak bersedia menjawab
(Red)














