Brigadenews.co.id, BEKASI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi menggelar kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan yang berlangsung mulai 31 Agustus hingga 8 September 2026 tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Bekasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan, sekaligus sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini berbagai penyakit, khususnya Tuberkulosis (TB).
Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan secara bertahap agar seluruh warga binaan dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal. Pada hari pertama, sebanyak 200 WBP mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan.
Tahapan pemeriksaan meliputi registrasi, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan Hepatitis B dan Hepatitis C, serta pemeriksaan rontgen sebagai bagian dari skrining dan deteksi dini kondisi kesehatan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan terpenuhinya hak warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
“ Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam pelaksanaan pembinaan di Lapas. Melalui kegiatan Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis ini, kami berupaya memastikan kondisi kesehatan warga binaan dapat terpantau dengan baik serta penyakit dapat dideteksi sedini mungkin. Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Bekasi beserta seluruh tenaga kesehatan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Dedy.
Sementara itu, Dokter Spesialis Paru yang terlibat dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh merupakan langkah penting dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, terutama Tuberkulosis.
“Deteksi dini menjadi salah satu kunci penting dalam penanganan Tuberkulosis. Melalui pemeriksaan secara bertahap dan terintegrasi, kondisi kesehatan warga binaan dapat diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan indikasi tertentu dapat segera dilakukan pemeriksaan lanjutan dan penanganan sesuai prosedur medis,” jelasnya.
Kegiatan Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga 8 September 2026. Melalui kegiatan tersebut, seluruh warga binaan diharapkan dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Sinergi Lapas Kelas IIA Bekasi bersama Dinas Kesehatan Kota Bekasi menjadi wujud kolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Selain mendukung upaya penanggulangan Tuberkulosis, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, optimal, dan berkelanjutan bagi seluruh warga binaan.
(Red/fzl)














