TANGERANG SELATAN,Brigadenews.co.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang siswa, Rashka Dirly Putra, yang tewas akibat tersetrum tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Kamis (7/5/2026). Peristiwa tragis tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah sekaligus momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan infrastruktur publik di wilayah Tangsel.
Melalui Kepala Bidang PJU Dishub Tangsel, Eka, pihaknya menegaskan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang mengguncang masyarakat tersebut.
“Pertama-tama kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa ananda Rashka Dirly Putra. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan yang luar biasa,” ujar Eka dalam keterangannya.
Menindaklanjuti laporan kejadian, Dishub Tangsel bergerak cepat dengan menerjunkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan langkah darurat berupa pemutusan aliran listrik pada titik PJU yang diduga mengalami kebocoran arus listrik.
“Tim teknis kami telah meluncur ke lokasi untuk melakukan pemutusan aliran listrik dan perbaikan pada titik tersebut guna memastikan keamanan warga di sekitar lokasi. Kami pastikan area tersebut saat ini sudah dalam kondisi aman dari risiko arus bocor,” jelasnya.
Saat ini, Dishub Tangsel masih melakukan investigasi teknis secara menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kebocoran arus pada tiang PJU tersebut. Pemeriksaan mencakup kemungkinan faktor cuaca ekstrem, usia kabel, hingga kerusakan teknis lainnya.
“Kami tengah melakukan pengecekan untuk mencari penyebab pasti terjadinya arus bocor pada tiang PJU tersebut, apakah disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, usia kabel, atau adanya kerusakan teknis lainnya,” tambah Eka.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihak Dishub juga telah mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.
“Kami juga telah mendatangi keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral kami,” katanya.
Program “Tangsel Terang” yang sejak 2022 digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan sejatinya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya saat beraktivitas pada malam hari. Namun, insiden ini menjadi peringatan keras bahwa pembangunan infrastruktur harus selalu diiringi dengan pengawasan ketat terhadap aspek keselamatan.
“Musibah ini menjadi pengingat keras bahwa aspek keselamatan harus berada di atas segalanya. Tidak ada kompromi untuk nyawa warga,” tegas Eka.
Menurutnya, apabila selama ini fokus pemerintah lebih diarahkan pada percepatan pembangunan dan pemerataan titik PJU, maka ke depan perhatian utama akan diperkuat pada pemeliharaan berkala, inspeksi rutin, dan uji kelayakan seluruh fasilitas penerangan jalan.
“Jika sebelumnya fokus kita adalah percepatan pembangunan PJU, maka fokus berikutnya pada pemeliharaan dan pengecekan berkala. Kami akan menyusun jadwal rutin untuk memastikan seluruh infrastruktur Tangsel Terang tetap dalam kondisi laik fungsi dan aman dari kebocoran arus listrik,” ujarnya.
Dishub Tangsel juga mengajak masyarakat untuk turut aktif berperan dalam pengawasan fasilitas umum dengan segera melaporkan apabila menemukan kondisi PJU yang berpotensi membahayakan.
“Jika melihat tiang PJU yang miring, kabel terkelupas, atau kondisi berbahaya lainnya, mohon segera melapor melalui kanal pelaporan Pemerintah Kota Tangsel. Setiap laporan terkait keselamatan akan menjadi prioritas utama kami,” imbau Eka.
Menutup pernyataannya, Dishub Tangsel menegaskan bahwa keselamatan masyarakat akan menjadi prioritas utama dalam seluruh kebijakan pengelolaan infrastruktur penerangan jalan.
“Tidak ada pembangunan yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Kehilangan ini adalah luka bagi kita semua di Tangerang Selatan. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa cahaya dari program ‘Tangsel Terang’ ke depannya bukan hanya memberikan penerangan di jalanan, tetapi juga memberikan rasa aman yang sejati bagi setiap orang tua yang melepas anaknya beraktivitas di luar rumah,” tutupnya.
(Rudi)














