TANGERANG SELATAN, Brigadenews.co.id – Pemerintah Kecamatan Pamulang kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Tahun Anggaran 2026. Memasuki hari kedua pelaksanaan, kegiatan berlangsung di Aula Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Rabu (14/1/2026).
Musrenbang ini menjadi tahapan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk menyerap dan menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program pemerintah, guna mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Pamulang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Pamulang H. Munadi HS, SE, MSi, Lurah Kedaung Darwin Sopian, S.Sos, Sekretaris Kelurahan Kedaung H. Karman, anggota DPRD Kota Tangerang Selatan di antaranya Ricky Jones (Fraksi Demokrat), Kasi Pemerintahan Kecamatan Pamulang Ibnu T. Mubarok, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader PKK, RT/RW se-Kelurahan Kedaung, perwakilan OPD terkait, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya, Lurah Kedaung Darwin Sopian menyampaikan bahwa berbagai usulan disampaikan oleh masyarakat melalui perwakilan RT dan RW. Mayoritas usulan masih didominasi kebutuhan dasar lingkungan, seperti pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan, drainase, peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta sarana pendukung lainnya.
“Usulan yang masuk sebagian besar berasal dari struktur lingkungan, terutama menyangkut infrastruktur dasar yang memang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Darwin, terdapat pula usulan pemberdayaan masyarakat dari unsur PKK, dengan beragam ide kreatif yang disesuaikan dengan potensi lingkungan masing-masing, termasuk pengembangan kegiatan ekonomi produktif dan peningkatan keterampilan warga.
Terkait anggaran, Darwin menyebutkan bahwa alokasi dana pembangunan Kecamatan Pamulang tahun ini mencapai sekitar Rp3,8 miliar, atau mengalami kenaikan sekitar Rp200 juta dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp3,6 miliar. Kenaikan anggaran tersebut diharapkan mampu mengakomodasi lebih banyak usulan prioritas masyarakat.
Pada kesempatan itu, Darwin juga menyoroti persoalan darurat sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di Kota Tangerang Selatan. Ia mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
“Kami selalu menyampaikan dalam setiap kesempatan dan kegiatan di lingkungan bahwa persoalan sampah ini harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat perlu mulai memilah sampah dari rumah, antara sampah organik dan nonorganik, agar volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang,” jelasnya.
Menurutnya, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi kunci penting dalam mengatasi persoalan lingkungan secara berkelanjutan.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengetahuan, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar,” tambah Darwin.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Pamulang H. Munadi HS, SE, MSi yang secara resmi membuka kegiatan Musrenbang menegaskan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk menentukan skala prioritas pembangunan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk menyusun rencana pembangunan Kecamatan Pamulang ke depan. Usulan yang disampaikan diharapkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Munadi.
Ia menambahkan, pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan.
Munadi juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam pengelolaan dan penanganan sampah berbasis partisipasi warga.
“Mari kita fokuskan perhatian pada pengembangan bank sampah dan pengelolaan sampah yang baik. Jika masyarakat ikut terlibat, persoalan lingkungan dapat kita atasi bersama,” tegasnya.
“Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak masyarakat Pamulang untuk lebih peduli, mulai dari memilah sampah rumah tangga, mendukung bank sampah, hingga menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Munadi.
(Rudi)














