Tangerang Selatan, Brigadenews.co.id-8 Agustus 2025 — Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak di Taman TOGA RT 01 RW 04, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Lokasi tersebut menjadi tempat pelaksanaan penilaian babak final lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tingkat Kota Tangerang Selatan tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat, di antaranya Ibu Hj. Tini Indrayati Benyamin Davnie, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Serpong Utara Bapak Dahlan, S.Sos, serta Lurah Pakulonan Bapak Dwi Santoso, S.STP beserta jajaran.
Turut hadir pula perwakilan dari sektor swasta seperti PT. Indah Kiat, Ketua RW 04 beserta para Ketua RT setempat, Pokja PKK Kelurahan Pakulonan, serta unsur keamanan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakulonan, Aipda A. Alfian, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa lomba TOGA ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah edukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan tanaman obat untuk kesehatan keluarga.
Susunan kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan selamat datang, pembacaan doa, laporan kegiatan, sambutan dari ketua tim juri, peninjauan lapangan oleh tim penilai, hingga ramah tamah dan penutupan.
Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, S.H., M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif masyarakat dalam mendukung program kesehatan berbasis lingkungan tersebut.
“Kami dari jajaran Polsek Serpong sangat mendukung kegiatan yang bersifat membangun dan menyehatkan seperti lomba TOGA ini. Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dapat menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mandiri. Kehadiran Bhabinkamtibmas adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap kegiatan masyarakat yang positif dan produktif,” ujar Kompol Suhardono.
Kegiatan berlangsung dalam suasana lancar dan kondusif. Selain sebagai ajang penilaian, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antarwarga serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga.
(Rudi)














