Rumpin,Brigadenews.co.id- 16 Mei 2025 – Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) menggelar aksi tabur bunga dan bakar lilin untuk mengenang korban tragedi kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar perempuan yang tertabrak truk tambang di wilayah Rumpin. Aksi yang digelar di lokasi kejadian ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan masyarakat sebagai bentuk solidaritas serta keprihatinan terhadap insiden kecelakaan yang terus berulang di kawasan tersebut.
Para peserta aksi membawa bunga, lilin, dan spanduk bertuliskan tuntutan agar penegakan aturan keselamatan lalu lintas, khususnya untuk kendaraan tambang, segera dilaksanakan dengan tegas. Mereka menyerukan perlindungan terhadap keselamatan warga, terutama para pelajar yang setiap hari melintasi jalur yang berisiko tinggi.
Ketua Umum HMR, Ananda Sugiarto, dalam orasinya menyatakan bahwa tragedi ini menjadi bukti nyata kelalaian dalam pengawasan kendaraan berat dan lemahnya penegakan hukum yang seharusnya melindungi masyarakat.
“Peraturan Bupati Bogor Nomor 56 Tahun 2023 tentang Pengaturan Lalu Lintas Kendaraan Tambang sudah ada, namun masih ada korban jiwa karena tidak ditegakkan dengan baik. Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera bertindak nyata, karena pembiaran terhadap keselamatan masyarakat sudah harus dihentikan,” tegas Ananda.
Ia juga menegaskan bahwa HMR bersama masyarakat akan terus mengawal dan memperjuangkan penerapan kebijakan yang berpihak pada keselamatan publik, serta mendorong tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi.
Aksi tersebut ditutup dengan doa bersama dan simbol tabur bunga serta penyalaan lilin sebagai bentuk penghormatan kepada korban dan harapan akan perubahan kebijakan yang lebih memprioritaskan keselamatan warga, khususnya pelajar yang ada di Rumpin.
(Rudi)














