brigadenews.co.id, BEKASI – Wacana perluasan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Kota Bekasi mendapat dukungan dari DPRD Kota Bekasi. Legislator menilai penambahan titik CFD perlu dilakukan agar akses masyarakat terhadap ruang publik lebih merata.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mengatakan selama ini kegiatan CFD masih terpusat di satu lokasi sehingga belum sepenuhnya menjangkau warga yang tinggal di wilayah kecamatan yang jauh dari pusat kegiatan.
“Kalau hanya di satu lokasi, masyarakat yang jauh akan sulit mengakses. Karena itu perlu ada pemerataan,” kata Latu, Rabu, 17 Juni 2206.
Menurutnya, lapangan yang berada di tingkat kecamatan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi alternatif pelaksanaan CFD. Selain lebih dekat dengan masyarakat, lokasi tersebut dinilai tidak akan mengganggu arus lalu lintas di jalan-jalan utama.
“Lapangan kecamatan bisa dimanfaatkan sebagai titik CFD baru. Ini lebih dekat dengan warga dan tidak mengganggu jalan utama,” ujarnya.
Selain menjadi ruang olahraga dan interaksi sosial, perluasan CFD juga diyakini dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran CFD di berbagai titik disebut dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan menghidupkan aktivitas ekonomi lokal.
“UMKM bisa ikut bergerak, pasar rakyat juga bisa hidup. Jadi CFD bukan hanya soal olahraga, tapi juga penguatan ekonomi warga,” jelasnya.
DPRD berharap Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan kajian terkait aspek teknis pelaksanaan, termasuk pengaturan lalu lintas dan kesiapan fasilitas pendukung apabila CFD diperluas ke sejumlah wilayah kecamatan.
(Adv)














