Menu

Mode Gelap

POLRI · 16 Apr 2026 07:39 WIB ·

Menteri Kehutanan Pimpin Rakor Karhutla di Kalbar, Kapolda Kalbar Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu


					Menteri Kehutanan Pimpin Rakor Karhutla di Kalbar, Kapolda Kalbar Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu Perbesar

PONTIANAK, Brigadenews.co.id – Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, Ph.D., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat. (Kamis, 16/4/2026).

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Gubernur Kalbar, Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Forkopimda Provinsi Kalbar, dan Stakeholder terkait.

Dalam arahannya, Menteri Kehutanan menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi terhadap potensi fenomena El Niño dan kemarau panjang yang diprediksi akan meningkatkan risiko karhutla sepanjang tahun 2026.

“Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah akan memperkuat patroli terpadu di wilayah gambut serta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menciptakan hujan buatan sebagai langkah antisipasi dini.” Ungkapnya.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyatakan kesiapan penuh jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dalam mendukung kebijakan pusat, terutama dalam aspek pencegahan dan penegakan hukum.

“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat Polres hingga Polsek untuk meningkatkan patroli terpadu dan mengedukasi masyarakat. Namun, perlu saya tegaskan bahwa Polri tidak akan segan melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu.”

“Siapa pun, baik itu korporasi maupun individu yang terbukti dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” Tegas Pipit.

Lebih lanjut, ditambahkan bahwa kunci keberhasilan penanganan karhutla tahun ini adalah merobohkan ego sektoral. Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) harus berjalan dalam satu komando yang solid agar pemadaman dan pencegahan bisa dilakukan secara cepat dan tepat.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pihak Kepolisian juga akan mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk memantau titik panas (hotspot).

“Polda Kalbar terus memonitor situasi lapangan secara real-time. Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dan segera melaporkan jika melihat adanya aktivitas pembakaran lahan. Kolaborasi adalah kekuatan utama kita dalam menjaga langit Kalimantan Barat tetap biru dan bebas asap,” Ungkap Bambang.

Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan bagi seluruh Instansi terkait untuk segera memetakan wilayah rawan dan menyiagakan personel serta peralatan pemadaman guna menghadapi puncak musim kemarau mendatang.

(Slh).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Remaja di Bawah Umur,” Komplotan Begal Ancam Pelajar dengan Celurit, Polisi Amankan Satu Tersangka

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur Terjun Langsung Antisipasi Karhutla di Pulpis Lewat Patroli Udara

11 Juli 2026 - 10:55 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Banjarwangi Gerak Cepat Tinjau Longsor di Tanjungjaya, Warga Diimbau Relokasi Demi Keselamatan

11 Juli 2026 - 08:31 WIB

Semangat Sportivitas & Inovasi, Kapolda Jabar Cup Esports 2026 Resmi Digelar di Kota Bandung

11 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tebarkan Kepedulian, Brimob Jabar Bagikan Makanan Gratis di Jumat Berkah

11 Juli 2026 - 00:36 WIB

Respons Cepat Tim SAR Brimob Jabar Evakuasi Korban Longsor di Jatinangor

11 Juli 2026 - 00:32 WIB

Trending di Han-Kam