Tangerang Selatan,Brigadenews.co.id– Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) yang dijadikan bengkel motor, penjualan helm, serta lapak pedagang kelapa muda di Jalan Parakan, Pondok Benda, Pamulang II, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Kobaran api yang begitu besar dengan cepat melalap bangunan ruko, sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi harus bekerja ekstra keras untuk menjinakkan si jago merah. Bahkan, besarnya api membuat petugas sempat kewalahan dan membutuhkan bantuan tambahan, termasuk dukungan alat pernapasan serta koordinasi dengan pihak Puskesmas dan tenaga kesehatan.
Berdasarkan keterangan warga yang pertama kali melihat kejadian, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Di tengah proses pemadaman, aparat kepolisian juga sigap melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan karena kondisi jalan yang padat, guna mencegah terjadinya kemacetan dan memastikan kelancaran akses bagi kendaraan pemadam kebakaran.
Selain itu, petugas di lapangan juga telah mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, S.T.K., S.I.K., M.A., menjelaskan bahwa dugaan sementara kebakaran berasal dari gangguan instalasi listrik.
“Untuk dugaan sementara berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Kapolsek di lokasi kejadian.
Ia juga menambahkan bahwa besarnya kobaran api menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
“Api yang cukup besar membuat petugas pemadam kebakaran sempat kewalahan, sehingga kami berkoordinasi dengan pihak terkait, BPBD Tangsel termasuk Puskesmas untuk bantuan kesehatan,” lanjutnya.
Terkait saksi, pihak kepolisian telah mengantongi sejumlah nama dan akan terus melakukan pendalaman.
“Untuk saksi-saksi, sementara sudah kami data sekitar lima orang yang terdiri dari pemilik toko dan pelaku usaha di sekitar lokasi. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah seiring proses penyelidikan,” tambahnya.
Kapolsek juga memastikan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan bahan keterangan di lapangan.
“Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, namun kami masih terus melakukan pengecekan di lapangan guna melengkapi bahan keterangan lebih lanjut,” tutupnya.
Di ketahui pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan mengerahkan 7 unit mobil Pemadam dan 65 personil, 2 jam kemudian Api bisa di padamkan.
(Rudi)














