Menu

Mode Gelap

News · 27 Mar 2026 14:45 WIB ·

Panen 2,8 Ton Jagung di Sukamanah, Bukti Nyata Penguatan Ketahanan Pangan


					Panen 2,8 Ton Jagung di Sukamanah, Bukti Nyata Penguatan Ketahanan Pangan Perbesar

Tigaraksa, Brigadenews.co.id– Matahari mulai meninggi saat puluhan orang sibuk memanen jagung di lahan seluas 5.000 meter persegi, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jumat (27/3/2026). Hasil kerja keras itu membuahkan angka manis: panen raya jagung hibrida mencapai sekitar 2,8 ton.

‎Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa. Ini adalah wujud nyata kolaborasi erat antara aparat TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat yang bersatu padu memperkuat ketahanan pangan nasional.

‎Sejak pukul 08.30 WIB, suasana di lokasi panen terlihat sangat hidup. Babinsa Desa Sukamanah, Serda Sugeng Riyadi, dan Bhabinkamtibmas Bripka M. Wirman tak hanya memantau, tapi turun langsung memimpin proses panen bersama pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Jaya Sukamanah yang mengelola lahan tersebut.

‎Ketua Bumdes Jaya Sukamanah, H. Supriyanto, mengungkapkan bahwa lahan ini merupakan bagian strategis dari program pemberdayaan ekonomi desa. Pemilihan jenis jagung hibrida dilakukan secara cermat demi mendongkrak produktivitas.

‎”Kami mengelola lahan ini dengan serius. Penggunaan bibit unggul jagung hibrida menjadi kunci agar hasil panen bisa maksimal seperti hari ini,” jelas Supriyanto di tengah kegiatan.

‎Dari total panen 2,8 ton tersebut, hasilnya nanti tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga akan menjadi roda penggerak ekonomi warga. Kehadiran personel TNI dan Polri dinilai memberikan semangat tersendiri sekaligus menjamin kelancaran proses dari awal hingga akhir.

‎Kepala Desa Sukamanah, Rohadi Kamaludin, turut hadir memantau langsung. Ia didampingi perwakilan Kecamatan Rajeg, Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta tokoh masyarakat.

‎Kehadiran berbagai elemen ini membuktikan bahwa isu ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah pusat. Di tingkat desa, peran aktif semua pihak menjadi penentu keberhasilan. Kolaborasi lintas sektor inilah yang disebut-sebut sebagai kunci utama kesuksesan program ini.

‎Lebih dari sekadar hasil panen, program ini juga memberikan dampak sosial yang positif. Warga sekitar dilibatkan mulai dari proses penanaman hingga pemanenan, yang secara langsung membuka peluang kerja dan menambah pendapatan masyarakat.

‎Serda Sugeng Riyadi menegaskan, pendampingan dari TNI akan terus berlanjut. Baginya, panen kali ini adalah bukti nyata bahwa ketika aparat dan masyarakat bergandengan tangan, hasil yang nyata pasti bisa diraih.

‎”Dengan sinergi yang baik, kita tidak hanya membantu program pemerintah, tapi secara langsung mensejahterakan masyarakat. Ini bukti kerja sama kita membuahkan hasil,” ucap Sugeng penuh semangat.

‎Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap kondusif, aman, dan tertib. Panen jagung berjalan lancar hingga selesai, mencerminkan koordinasi yang solid dan kekompakan seluruh elemen yang terlibat.

‎tris

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak Hardiknas 2026, Polsek Ciputat Timur Gencarkan Program CETAR Cegah Tawuran Pelajar

4 Mei 2026 - 05:20 WIB

Polsek Ciputat Timur Gelar Penyuluhan CETAR di SMK 2 Aldiana Nusantara, Tekankan Kelulusan Tanpa Euforia Negatif

4 Mei 2026 - 05:12 WIB

Polsek Kelapa Dua Tindak Lanjuti Pengaduan Masyarakat melalui Call Center 110 di Bencongan Indah

4 Mei 2026 - 03:36 WIB

Patroli Dialogis Unit Samapta Polsek Pagedangan, Warga Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

4 Mei 2026 - 02:14 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

3 Mei 2026 - 23:03 WIB

Peringatan May Day, Dandim 0510/Trs: POB Adalah Kegiatan Positif

3 Mei 2026 - 16:26 WIB

Trending di News