Menu

Mode Gelap

News · 15 Mar 2026 14:51 WIB ·

Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Pamulang Permai 1 Perkuat Toleransi dan Persatuan Warga


					Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Pamulang Permai 1 Perkuat Toleransi dan Persatuan Warga Perbesar

Tangerang Selatan,Brigadenews.co.id – Warga Pamulang Permai 1, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim dalam suasana penuh kebersamaan dan toleransi antar warga, Minggu (15/3/2025).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Tokoh masyarakat Pamulang, Gus Amos, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi. Semoga tahun depan kita bisa kembali melaksanakan kegiatan seperti ini dan terus memberikan sesuatu yang positif bagi lingkungan kita,” ujar Gus Amos.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, sinergi antara warga, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi lingkungan yang harmonis.

Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan potensi gangguan keamanan seperti pencurian, tawuran, maupun tindak kriminal lainnya dapat diminimalkan.

Menurut Gus Amos, wilayah Pamulang selama ini dikenal sebagai kawasan yang aman dan nyaman berkat kebersamaan warga serta dukungan dari aparat TNI dan Polri yang aktif memantau kondisi lingkungan.

“Harapan kita, masyarakat yang datang ke wilayah Pamulang benar-benar merasakan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan. Semua ini terwujud berkat kebersamaan warga serta dukungan dari TNI dan Polri yang selalu hadir memantau lingkungan,” katanya.

Ia juga mengaku bangga menjadi bagian dari masyarakat Pamulang meskipun dirinya berasal dari luar daerah. Sebagai pendatang dari Jawa Timur, Gus Amos merasa lingkungan tersebut telah menjadi rumah sekaligus keluarga bagi dirinya.

“Saya sangat bersyukur bisa tinggal di sini. Walaupun saya pendatang dan bukan asli daerah ini, namun saya merasa Pamulang adalah rumah saya, keluarga saya, dan tempat di mana saya menemukan sahabat-sahabat serta kebersamaan,” ungkapnya.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan buka puasa bersama tersebut juga menjadi simbol kuatnya nilai toleransi antarumat beragama di lingkungan masyarakat. Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh warga Muslim, tetapi juga oleh warga dari berbagai latar belakang agama seperti Nasrani, Buddha, Konghucu, serta kepercayaan lainnya.

“Buka puasa bersama ini bukan hanya diikuti saudara-saudara kita yang Muslim saja, tetapi juga dihadiri oleh saudara-saudara dari berbagai agama. Ini menjadi bukti bahwa toleransi di lingkungan kita sangat kuat,” jelasnya.

Menariknya, kegiatan tersebut terselenggara tanpa adanya proses penggalangan dana secara formal. Dukungan justru datang secara spontan dari warga yang memiliki niat tulus untuk berpartisipasi.

“Saya tidak membuat proposal atau meminta sumbangan ke mana-mana. Semua ini berawal dari niat yang tulus. Ketika semuanya dimulai dengan hati yang ikhlas, Alhamdulillah banyak saudara-saudara kita yang ikut membantu,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya menghadirkan keberkahan di bulan suci Ramadan.

Ketua panitia kegiatan, Dani Oxy, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk silaturahmi dan upaya mempererat toleransi antarumat beragama di lingkungan masyarakat.

“Perkenalkan, nama saya Dani Oxy. Alhamdulillah di bulan yang penuh berkah ini, tepat di hari yang baik, kita dapat menjalin silaturahmi dan mempererat toleransi antarumat beragama, khususnya dengan saudara-saudara kita umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut sekitar 15 anak yatim menerima santunan. Kegiatan santunan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh panitia, meskipun sebelumnya mereka telah beberapa kali menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan secara sederhana dan murni dari niat untuk berbagi di bulan Ramadan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di tahun-tahun mendatang,” kata Dani.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di wilayah Pamulang dan secara umum di seluruh Indonesia.

“Dengan kebersamaan dan toleransi antar umat beragama, kita berharap hubungan antar masyarakat semakin erat sehingga bangsa Indonesia menjadi semakin kuat,” tambahnya.

Dani juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga, pengurus lingkungan, serta RT yang telah mendukung dan membantu terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Gereja Pamulang (FKGP), Dr. Amildawan, menegaskan bahwa kegiatan kebersamaan seperti buka puasa bersama dan santunan anak yatim menjadi momentum penting untuk memperkuat toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antar warga.

“Salah satu elemen yang mendukung acara ini adalah pentingnya toleransi, apalagi di bulan Ramadan. Ini menjadi momen untuk membangun relasi dan hubungan dengan sesama, khususnya dengan saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Dr. Amildawan.

Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak-anak yatim serta menjaga hubungan yang rukun dengan warga sekitar.

“Semua elemen masyarakat hadir di sini dengan satu tujuan, yaitu persatuan Indonesia. Bagaimana kita bisa berkontribusi bersama, bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder agar tercipta ketertiban, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif, khususnya di lingkungan masyarakat yang memiliki latar belakang suku, agama, ras, dan golongan yang beragam.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dari tahun ke tahun. Dengan demikian, ketertiban dan keamanan masyarakat dapat terus terjaga tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, kelompok, maupun golongan,” tambahnya.

Dr. Amildawan juga berharap kegiatan kebersamaan seperti ini tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadan, tetapi juga pada berbagai momentum lainnya sebagai sarana komunikasi dan gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

“Kami berharap komunitas-komunitas dapat terus berkumpul seperti ini, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga pada momen lainnya. Jika komunikasi terjalin dengan baik, saya yakin berbagai persoalan di masyarakat dapat diselesaikan dengan lebih mudah,” tuturnya.

Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai semacam “laboratorium kecil” bagi masyarakat untuk belajar berkomunikasi dan saling memahami perbedaan.

“Di tempat seperti ini kita belajar menerima perbedaan dan berkomunikasi dengan siapa saja tanpa ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Semua duduk bersama, berdiskusi bersama, sehingga masalah apa pun bisa dipecahkan,” pungkasnya.

Diketahui, Dr. Amildawan merupakan Ketua Forum Komunikasi Gereja Pamulang yang menaungi 59 gereja di wilayah Pamulang, serta menjadi salah satu pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan unsur terkait, di antaranya Tokoh masyarakat Gus Amos, K, MA, Danramil 08 Pamulang Mayor Kav Sjahrul, Ketua Forum Komunikasi Gereja Pamulang (FKGP) Dr. Amildawan, Ketua Panitia Dani Oxy, tokoh agama, tokoh pemuda, masyarakat Pamulang Permai, pengurus RT setempat, Babinsa Pamulang Barat, para anak yatim, insan pers, serta undangan lainnya yang bersama-sama meramaikan kegiatan tersebut.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut semakin menambah suasana kebersamaan dan memperkuat semangat toleransi serta persatuan di tengah masyarakat Pamulang.

(Rudi)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Babinsa Cikupa Pererat Silaturahmi Peringati Mayday 

1 Mei 2026 - 09:09 WIB

Kodim 0510/Tigaraksa Gerak Cepat Turunkan Satgas Sampah Bersihkan Sampah Di Kadu Agung 

1 Mei 2026 - 08:55 WIB

Ungkap Kasus hingga Aksi Heroik, 48 Personel Raih Penghargaan Dari Kapolres Tangsel

1 Mei 2026 - 06:22 WIB

Polisi Lakukan Monitoring dan Pelayanan Keberangkatan Buruh May Day 2026, Ribuan Massa Melintas Aman dan Tertib

1 Mei 2026 - 05:00 WIB

Gagalkan Aksi Wanita Hendak “Akhiri Hidup”, Driver Ojol Terima Penghargaan Dari Kapolres Tangsel

1 Mei 2026 - 02:47 WIB

Polres Tangerang Selatan Siap Amankan May Day 2026

1 Mei 2026 - 02:42 WIB

Trending di News