Menu

Mode Gelap

Han-Kam · 3 Feb 2026 01:29 WIB ·

Longsor di Pangalengan, Dua Anak Balita Meninggal Dunia Tertimbun Reruntuhan Rumah


					Longsor di Pangalengan, Dua Anak Balita Meninggal Dunia Tertimbun Reruntuhan Rumah Perbesar

Kab, Bandung, brigadenews.co.id – Bencana alam tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (1/2/2026) siang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang anak balita meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran dan reruntuhan bangunan rumah kontrakan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Kampung Mekarsari RT 001 RW 010, Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan.

Longsoran tanah menghantam bangunan rumah hingga menyebabkan dinding rumah roboh dan menimbun korban yang berada di dalam rumah.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi bencana alam tanah longsor yang mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia. Kedua korban tertimbun material bangunan rumah akibat longsoran tanah,” ujarnya, Senin (1/2/2026)

Adapun identitas korban meninggal dunia yakni Aldi Alparuk (3 bulan) dan Rere Repania (5 tahun), keduanya merupakan warga Kampung Mekarsari, Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar menjelaskan, setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan langkah-langkah kepolisian.

“Personel Polsek Pangalengan segera menuju TKP, melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” jelasnya.

Selain anggota Polsek Pangalengan, sejumlah pihak turut mendatangi lokasi kejadian, di antaranya aparat pemerintah desa, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya. Proses evakuasi korban dilakukan dengan bantuan warga sekitar.

Kapolresta Bandung mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah rawan longsor, mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terdapat tanda-tanda potensi bencana,” pungkasnya.

(Supardi/Bid Humas Polda Jabar)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Jadi RSUD Kabupaten Bekasi Ke 21 Meningkatkan Pelayanan Mammografi Cara Canggih Deteksi Dini Kanker Payudara

23 Agustus 2026 - 03:29 WIB

Kapolres hadir langsung, Redam keributan di pamulang

22 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Warga RT 008 Bambu Apus Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba dan Doorprize

22 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Semarak Kemerdekaan RI ke-81 Jadi Momentum Istimewa Sekaligus Launching Kantor Baru RNews dan Sekretariat FWJI Jawa Timur

22 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Perkuat KRYD, Polsek Pamulang Tingkatkan Patroli di Sentra Ekonomi dan Permukiman Warga

22 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Jumat Curhat Polsek Curug, Wujud Kedekatan Polisi dan Warga Jaga Kamtibmas

22 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Trending di News