Menu

Mode Gelap

Han-Kam · 1 Sep 2025 01:56 WIB ·

Polda Jabar Amankan 147 Orang dalam Aksi Unjuk Rasa, 23 Diserahkan ke Orang Tua


					Polda Jabar Amankan 147 Orang dalam Aksi Unjuk Rasa, 23 Diserahkan ke Orang Tua Perbesar

Jabar, Brigadenews.co.id – Polda Jawa Barat mengamankan sebanyak 147 orang terkait aksi unjuk rasa yang berlangsung pada tanggal 29, 30, dan 31 Agustus 2025 di sekitar Gedung DPRD Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 110 orang dewasa dan 37 orang anak di bawah umur.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K.,M.H menjelaskan bahwa aksi yang berlangsung cenderung anarkis, ditandai dengan pelemparan batu, kayu, hingga ribuan bom molotov dari botol minuman keras.

“Tidak hanya itu, fasilitas umum ikut menjadi korban, mulai dari kendaraan roda dua milik masyarakat sebanyak 10 unit, lapak pedagang, hingga pos polisi, CCTV, dan traffic light yang dirusak massa,” ungkapnya.

Satu unit mobil di depan gedung DPRD turut terbakar akibat kericuhan tersebut. Kondisi ini dinilai berbahaya karena berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu pelayanan publik.

Dari hasil penindakan, Polda Jabar melakukan pendataan dan pembinaan terhadap massa aksi. Sebanyak 23 orang yang diamankan pada 29 Agustus telah dilepas dan diserahkan kepada orang tua maupun keluarganya setelah menjalani pemeriksaan.

“Ada yang dijemput langsung orang tuanya, ada pula yang diwakili saudara atau pihak keluarga lain. Ini bentuk transparansi dan akuntabilitas kami kepada publik,” tambahnya.

Berdasarkan berita acara resmi, 23 orang tersebut terdiri dari pelajar, mahasiswa, pengangguran, dan karyawan swasta.

Di antaranya adalah Dewan Henta Rahman (18), Muhamad Rizki Muharam (17), Ilham Sulton Bagedo (17), Oktora Alif Verdina (15), Raffa Tri Herwiyeza (16), hingga beberapa mahasiswa dan pekerja swasta.

Kabid Humas Polda Jabar menegaskan bahwa selama berada dalam pengamanan, para peserta aksi tetap mendapat perawatan, makanan, dan pemeriksaan kesehatan.

“Kami tekankan, langkah ini bukan semata penindakan, tetapi pembinaan agar mereka tidak lagi terlibat dalam aksi anarkis,” ucapnya.

Kombes Hendra juga mengingatkan peran penting orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, mengingat sebagian besar diamankan pada malam hari antara pukul 21.00 hingga 03.00 WIB. “Kami tidak ingin ada korban jiwa.

Karena itu kami berharap orang tua benar-benar memperhatikan keberadaan putra-putrinya,” tegasnya.

Polda Jabar menutup dengan permohonan maaf kepada masyarakat atas adanya gangguan pelayanan maupun tindakan tegas yang diambil di lapangan.

“Kami juga manusia yang bisa khilaf, tapi yang utama adalah menjaga kondusivitas dan keamanan bersama,” pungkas Kabid Humas.

(Supardi/Bid Humas Polda Jabar)

 

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Genangan Air di sebagian Kota Pontianak bukan Sepenuhnya Tanggung jawab Pemkot Tapi Merupakan Tanggung Jawab Bersama Warga Pontianak dan Pemkot 

17 Juni 2026 - 14:09 WIB

Jadilah Teladan di Tengah Masyarakat

17 Juni 2026 - 14:01 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Polri Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Jaga Kamtibmas

17 Juni 2026 - 12:33 WIB

Koramil 07/Kresek Jaga Jakarta On The Spot di Serap Aspirasi dan Salurkan Sembako

17 Juni 2026 - 09:45 WIB

DPO Kasus Pengeroyokan Berhasil Diamankan, Polsek Garut Kota Jemput Pelaku di Kalimantan Tengah

17 Juni 2026 - 09:40 WIB

17 Juni 2026 - 06:32 WIB

Trending di Han-Kam