Menu

Mode Gelap

News · 6 Des 2024 08:03 WIB ·

Pagelaran Kethoprak Retno Kencana: Perpaduan Seni, Budaya, dan Kemanusiaan


					Pagelaran Kethoprak Retno Kencana: Perpaduan Seni, Budaya, dan Kemanusiaan Perbesar

Jakarta,Brugadenews.co.id– Pagelaran seni tradisional Retno Kencana sukses digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Rabu (4/12/2024). Acara ini memadukan misi pelestarian budaya dengan aksi sosial, sekaligus mengangkat kisah heroik Ratu Kalinyamat, tokoh perempuan pemberani yang baru saja dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas perjuangannya melawan penjajah Portugis.

Pagelaran ini merupakan hasil kolaborasi antara Kebaya Foundation, Laskar Indonesia Pusaka, dan Jaya Suprana School of Performing Arts. Ketua Kebaya Foundation, Tuti Roosdiono, menggagas ide acara ini sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus mendukung kegiatan kemanusiaan.

Donasi untuk Yayasan Rawinala
Sebelum pementasan dimulai, donasi sebesar Rp500 juta diserahkan kepada Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala. Yayasan ini melayani anak-anak penyandang tuna ganda netra, yang memiliki keterbatasan penglihatan dan disabilitas lainnya.

“Pagelaran ini adalah bukti nyata bahwa seni bukan hanya hiburan, tetapi juga media untuk membantu sesama dan melestarikan warisan budaya,” ujar Tuti Roosdiono dalam sambutannya.

Penampilan Penuh Pesona
Disutradarai oleh Teguh Kenthus Ampiranto, Retno Kencana menampilkan kisah Ratu Kalinyamat yang penuh nilai heroisme dan kebijaksanaan. Peran utama dimainkan oleh Dewi Bambang Soesatyo, yang memukau penonton dengan penampilan emosional dan karismanya.

Pementasan ini juga dimeriahkan oleh Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono sebagai Pemanahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Saudagar Ngadimin, Inayah Wahid, Vero Yudo Margono, dan pelawak Kirun serta Marwoto. Kolaborasi para seniman dan tokoh ini memberikan nuansa segar sekaligus menghidupkan cerita.

Pesan Budaya dan Moral
Pagelaran Retno Kencana membawa misi melestarikan seni tradisional ketoprak, yang sarat dengan nilai budaya, sejarah, dan pesan moral. Acara ini juga menjadi wadah bagi para seniman untuk terus berkarya dan menyampaikan cerita-cerita bermakna kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang menghargai warisan budaya kita dan mempelajari keberanian dari tokoh sejarah seperti Ratu Kalinyamat,” ujar salah seorang penonton yang hadir.

Antusiasme Penonton
Acara ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat yang memadati Teater Besar TIM. Penonton terpesona dengan alur cerita yang kuat, perpaduan musik tradisional, serta pesan-pesan yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Dengan keberhasilan pagelaran ini, Retno Kencana menjadi bukti bahwa seni tradisional ketoprak masih relevan dan mampu menyampaikan pesan yang mendalam kepada berbagai kalangan. Selain melestarikan budaya, acara ini juga memberikan dampak nyata bagi kegiatan sosial, memperkuat hubungan seni dengan nilai-nilai kemanusiaan.

 

 

(Rudi)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Polsek Pamulang Hadiri Maulid Nabi di Benda Baru, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

26 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Polri Berangkatkan 403 Personel Satgas Edukasi Karhutla Hari Ini

26 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Patroli Cipkon dan Razia Stasioner, Polsek Cisauk Perkuat Kamtibmas Malam Hari

26 Agustus 2026 - 02:40 WIB

Polsek Pamulang Gelar Musyawarah Keamanan Lingkungan dan Cooling System di Kedaung

26 Agustus 2026 - 01:23 WIB

Bintang Romadhon Sampaikan Permohonan Maaf, FWJI Jateng: Mari Kita Bangun Komunikasi 2 Arah

26 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Polsek Serpong Monitoring Pentas Seni HUT RI ke-81, Pastikan Perayaan Warga Berjalan Aman dan Kondusif

25 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Trending di News