Menu

Mode Gelap

News · 26 Jul 2024 00:46 WIB ·

SMAN 6 Tangsel Diduga Terima Siswa Titipan, Kepala Sekolah Sulit Dihubungi


					SMAN 6 Tangsel Diduga Terima Siswa Titipan, Kepala Sekolah Sulit Dihubungi Perbesar

TANGERANG SELATAN,Brigadenews.co,id-26 Juli 2024 – SMAN 6 Tangsel kembali menjadi sorotan setelah adanya dugaan penerimaan siswa titipan di tengah proses belajar mengajar yang sudah berjalan selama dua minggu. Kepala sekolah, Yanto, sulit ditemui dan dihubungi, sementara sekolah tetap menerima siswa lewat jalur belakang dengan seleksi yang tidak transparan.

Sekolah yang berlokasi di Komplek Pamulang Permai I, Jl. Pamulang Permai Bar. 1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417 ini menerima banyak keluhan dari orang tua siswa. Mereka merasa anak-anak mereka tidak mendapatkan perlakuan yang adil karena tidak memiliki rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Salah satu orang tua siswa, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya, “Anak saya memiliki nilai yang cukup tinggi, tetapi tidak diterima di SMAN 6. Saya mendengar ada banyak siswa titipan yang masuk lewat jalur belakang, sementara kami yang tidak memiliki ‘jalur khusus’ tidak diakomodir.”

Upaya untuk mengkonfirmasi hal ini kepada kepala sekolah, Yanto, menemui jalan buntu. Beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya, namun selalu tidak aktif. Beberapa pihak menganggap ini sebagai indikasi adanya masalah serius yang perlu segera diatasi.

Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 12 Ayat 1, setiap peserta didik di satuan pendidikan berhak mendapat perlakuan yang sama dan tidak diskriminatif. Praktik penerimaan siswa titipan yang tidak transparan dan adil ini tentu bertentangan dengan peraturan tersebut.

Dinas Pendidikan Provinsi Banten juga menyatakan bahwa penerimaan siswa baru harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan mengutamakan transparansi serta akuntabilitas. Jika terbukti ada pelanggaran, maka sanksi tegas akan diberikan kepada pihak yang terlibat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Para orang tua siswa berharap agar masalah ini segera diusut tuntas demi keadilan dan transparansi dalam penerimaan siswa di sekolah negeri.

(Red/Rdh)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Patroli Koramil 03/Legok Tegakkan Keamanan Wilayah Legok

16 Januari 2026 - 07:55 WIB

Kodim 0510/Tigaraksa Dukung Program Donor Darah Tiga Bulanan RS Ciputra Hospital

16 Januari 2026 - 07:50 WIB

Polsek Legok Perkuat Keamanan Lingkungan Lewat Pengecekan Poskamling Terpadu di Rancagong

16 Januari 2026 - 06:42 WIB

Kepala Desa Kedung Pengawas Nasarudin Memimpin Langsung “Musrenbang”Bahas Tentang Pembangunan Infrastruktur Jalan Dan Saluran Air

16 Januari 2026 - 04:44 WIB

Program Jaga Jakarta+, Bhabinkamtibmas Polsek Serpong Aktif Cek Poskamling Jelupang

16 Januari 2026 - 03:48 WIB

KRYD Polsek Pagedangan Digelar, Patroli Skala Sedang Perkuat Keamanan Wilayah

16 Januari 2026 - 03:43 WIB

Trending di News