Menu

Mode Gelap

Han-Kam · 17 Mar 2024 10:45 WIB ·

Kasat Lantas Polres Garut Ajak Warga Garut Untuk Awasi Anak- Anak Jelang Waktu Sahur Ikuti Balapan Liar


					Kasat Lantas Polres Garut Ajak Warga Garut Untuk Awasi Anak- Anak Jelang Waktu Sahur Ikuti Balapan Liar Perbesar

Garut, Brigadenews.co..id  – Dalam upaya menjaga keselamatan, Kasatlantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi mengajak peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama menjelang dan setelah waktu sahur.

Hal ini bertujuan untuk mencegah kegiatan berbahaya seperti balapan liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Ajakan itu di sampaikan Iptu Aang kepada sejumlah awak media saat menemuinya di Mako Polres Garut dengan mengangkat tema “Keselamatan Lodaya 2024”. Minggu (17/3/2024).

“Makanya dalam operasi ini apabila ada konvoi yang dapat meresahkan masyarakat atau balapan liar, mohon maaf, kami dari Satlantas Polres Garut tidak akan sungkan dan tidak akan ragu untuk menindak ini,” tegasnya.

Dengan keterlibatan serta kesadaran masyarakat, di harapkan tercipta ketertiban dan kelancaran berlalu lintas di Garut, sehingga dapat meningkatkan tingkat keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Iptu Aang di dampingi Kanit Kamsel (Keamanan Keselamatan Berlalu Lintas) Ipda Marlina menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya di Kabupaten Garut berlangsung selama 14 hari, dari tanggal 4 Maret hingga 17 Maret 2024, sebagai bagian dari operasi serupa yang di laksanakan secara nasional.

Fokus utama operasi ini adalah meningkatkan ketaatan masyarakat Garut terhadap aturan lalu lintas, dengan harapan dapat mengurangi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Dengan menurunkan 174 personil, operasi ini di seluruh wilayah Garut dengan sasaran orang, kegiatan dan benda.

“Sasaran-sasaran ini yang menjadi prioritas kami terhadap kendaraan yang tidak menggunakan helm SNI, yang melawan arus, terus anak-anak sekarang marak di Kabupaten Garut itu menggunakan kendaraan itu masih di bawah umur,” ucap Aang.
Lebih lanju Aang, Operasi Keselamatan Lodaya ini lebih mengedepankan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sedangkan penindakan hukum hanya menjadi pilihan terakhir.

“Dan itu pun kita laksanakan penindakan dengan Elektronik Tilang, kalau yang dapat membahayakan, yang dapat mencelakakan fatalitas korban, yang membahayakan seperti over dimensi dan overload, itu kami akan melaksanakan memang dengan sungguh terpaksa,” ucapnya.

Agar edukasi serta sosialisasi secara humanis kepada masyarakat dapat tersampaikan, Pihak Polres Garut turut melibatkan diri dalam berbagai kegiatan sosialisasi, seperti kunjungan ke sekolah dan komunitas serta interaksi langsung dengan masyarakat di sela-sela waktu ngabuburit.

“Kita sebar leaflet-leaflet atau brosur-brosur tentang operasi keselamatan ini supaya dengan membaca itu masyarakat Garut bisa mendapat informasi dan pengetahuan.” Pungkasnya.

(And i,S/Humas)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolsek Ciputat Timur Gelar Cooling System Bersama Mahasiswa UIN Jakarta Jelang May Day, Perkuat Pesan Kamtibmas

29 April 2026 - 12:20 WIB

36 Personel Polres Tangsel Terima Penghargaan Kapolri, Dari PIN Emas Hingga Perunggu

29 April 2026 - 10:11 WIB

CETAR Sejak Dini! Kapolsek Cisauk Tanamkan Nilai Anti Tawuran dan Bullying di SDN Cicayur 1

29 April 2026 - 10:06 WIB

Polsek Cisauk Berikan Sosialisasi Kamtibmas kepada Siswa SMK di Cisauk

29 April 2026 - 06:34 WIB

Korban Meninggal Bertambah Menjadi 16 Orang, Polisi Usut Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur

29 April 2026 - 06:30 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026 - 04:39 WIB

Trending di News