Elit Politik Berlomba Mencari Popularitas di Tengah Pandemi Yang Melanda Negeri Ini

Batam, Brigadenews.co.id – pendemi Covid-19 yang melanda Indonesia akhir-akhir ini tidak menyurutkan niat dan langkah praktis para elite politik untuk terus berkompetensi menarik perhatian masyarakat demi kepentingan politiknya.

Sejumlah politikus selalu menggunakan berbagai macam cara yang berbeda-beda untuk meraih simpati masyarakat, diantaranya pemasangan iklan politik berupa baliho hingga billbiard yang belakangan ini gencar dilakukan.

Sebut saja ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR R.I) yang sekaligus Ketua Dewan Piminan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato. Baliho tersebut banyak ditemukan di jalan-jalan serta tersebar di daerah-daerah terkhusus di pulau Jawa dan Batam.

Menanggapi hal tersebut muncul berbagai respon dari masyarakat yang pro dan kontra, banyak yang menilai baik, namun tidak sedikit yang menilai kurang baik, mengapa tidak, mengingat rakyat sekarang sedang mengalami kesulitan hidup, harusnya di stop dulu, kita harus munculkan rasa simpati kepada masyarakat yang sedang kesulitan, hal- hal yang berbaur kampanye mesti di stop dulu, katakanlah masih ada waktu sampai pandemi ini hilang total, Minggu 09 Agustus 2021.

Menurut salah satu toko masyarakat yang di wawancarai saudara Ahmad, beliau mengatakan, seharusnya dana yang digunakan untuk memasang baliho tersebut bisa dialihkan untuk rakyat yang membutuhkan oleh dampak pandemi ini, hal tersebut semestinya dilakukan oleh para elit politik di negeri ini. Namun rasa empati itu kecil, sehingga pemasangan baliho tersebut tetap dilakukan tanpa memikirkan kritikan publik.

“kalau sudah terpasang bertarti mereka harus kerja nyata, contohnya bisa memberikan sembako gratis, kalau kelebihan uang bisa diberikan ke masyarakat yang membutuhkan, rakyat tidak butuh baliho san spanduk untuk saat ini, ” Ujarnya.

Baca Juga :  Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Kota Cirebon, Brimob Jabar Tingkatkan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Tak hanya baliho, media sosial juga di serang oleh elite politik dengan sebuah poster untuk mengucapkan selamat bagi atlet yang berprestasi di Olimpiade merupahkan fenomena para politisi di indonesia memburu popularitas di tengah pandemi, bahkan di poster tersebut komposisi wajah atlet kalah besar ketimbang wajah politikus yang memberi selamat.

“Arahnya memang kesana, memburu polularitas mereka menggunakan moment ini, mereka menunggangi para atlet peraih prestasi di Tokyo dengan mengesampingkan himbauan untuk protokol kesehatan.

Meskipun tidak ada larangan bagi politisi untuk memberikan ucapan selamat kepada pemenang peraih Olimpiade atau memasang banyak baliho ditengah pandemi. Meski demikian Etika Politik para politisi tersebut dinilai kurang baik. Sebab, tindakan tersebut bersinggungan dengan kondisi pandemi di indonesia.

Boleh kita memberikan Apresiasi kepada pemenang, tetapi kita harus proposional, jangan di kapitalisasi dan dengan hal yang tidak wajar.

Hal senada yang dilakukan para politisi untuk memasang baliho, serta mengucapkan selamat kepada pemenang olimpiade merupahkan strategi politik untuk melakukan sosialisasi diri sejak dini untuk persiapan Capres 2024.

GABRIEL P RATTA S.IP, M.A.P

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.