Menu

Mode Gelap

News · 3 Des 2025 09:55 WIB ·

Polda Kalteng Catat 13.006 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Telabang 2025


					Polda Kalteng Catat 13.006 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Telabang 2025 Perbesar

Palangka Raya – Pelaksanaan Operasi Zebra Telabang 2025 resmi berakhir. Setidaknya ribuan pengendara tercatat telah melanggar peraturan lalu lintas.

 

“Total ada 13.006 pengendara yang tercatat dan diberikan tindakan oleh petugas selama pelaksanaan operasi dari tanggal 16 sampai 30 November 2025,” terang Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/25).

 

Kabidhumas membeberkan bahwa dari keseluruhan hasil pelanggaran yang tercatat telah diberlakukan penindakan berupa sanksi tilang melalui hasil foto dari ETLE dan teguran simpatik saat melaksanakan rajia secara sistem hunting.

 

“Untuk sanksi teguran simpatik, seluruh pelanggarannya bervariasi, mulai dari pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, hingga pengemudi yang berkendara melawan arus,” ujarnya.

 

Kombes Erlan juga mengungkapkan, untuk penindakan berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kali ini mengalami kenaikan, yakni dari 17 kasus pada 2024 menjadi 137 kasus pada 2025. ETLE mobile ikut meningkat dari 176 kasus menjadi 226 kasus.

 

Sebaliknya, penindakan tilang manual justru turun drastis. Pada 2024 tercatat 2.346 kasus, sementara 2025 hanya 53 kasus. Namun, jumlah teguran mengalami lonjakan besar, dari 5.905 pada 2024 menjadi 12.590 pada 2025.

 

Meski angka total penindakan meningkat, kecenderungan jenis pelanggaran berdasarkan kendaraan menunjukkan tren positif. Pelanggar roda dua turun hingga 85 persen, dari 1.669 kasus menjadi 245 kasus. Pelanggar roda empat menurun 80 persen, dari 848 kasus menjadi 171 kasus.

 

“Sementara itu, terkait data kecelakaan lalu lintas mencatat 49 kejadian sepanjang periode operasi tahun ini dengan 15 korban meninggal dunia. Dimana tahun sebelumnya tercatat 47 kejadian dengan 12 korban meninggal dunia,” terangnya.

 

Suwarno menegaskan, seluruh langkah pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas menjelang puncak arus libur Nataru.

 

Kabidhumas menegaskan bahwa operasi Zebra ini digelar dalam rangka cipta kondisi menuju operasi Lilin untuk pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

 

“Diharapkan dengan berakhirnya Operasi Zebra Telabang ini, kesadaran para pengendara untuk disiplin berlalu lintas dapat tumbuh. Sehingga Kamseltibcarlantas dapat terwujud kedepannya,” pungkasnya. (adji)(Slh).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Daerah Rawan Begal, Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Bersama Polsek

8 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Jaga Jakarta On The Spot”, Koramil 03/Legok Gelar Komunikasi Sosial dan Bakti Sosial Kesehatan

8 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Kulon Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan. 

8 Agustus 2026 - 13:39 WIB

TNI AD Manunggal Air, Kodim 0510/Tigaraksa Hadir untuk Masyarakat Bangun Sarana Air Bersih di Patrasana

8 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Polres Cianjur Peduli Kekeringan, 9.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Kampung Nanggeleng

8 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Antisipasi Tawuran dan Balap Liar, Polsek Curug Gelar Razia Stasioner

8 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Trending di News