Menu

Mode Gelap
IPW Sebut Langkah Polri Sudah Tepat di Kasus Vina, Masyarakat Jangan Termakan Hoaks Sambang Dialogis di Pos Kamling Gudang Lengkong Timur Guna Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina TMMD ke 120,Kodim 0621/kab Bogor Bangun 3 Unit Penampungan Air Bersih Bagi Masyarakat Desa Sirnajaya

News · 25 Apr 2024 01:50 WIB ·

Wacana Wartawan Demo SPBU Mendapat Tanggapan dari Tokoh Pers Riau


					Wacana Wartawan Demo SPBU Mendapat Tanggapan dari Tokoh Pers Riau Perbesar

Brigadenews.co.id, Riau – Wacana aksi demo yang akan dilakukan oleh sekelompok wartawan yang mengatasnamakan “Persatuan Wartawan Se – Tapung Raya (PWTR) di SPBU Desa Sumber Sari kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar,Riau yang sempat viral di beberapa grup WhatsApp akhirnya mendapat Tanggapan dari Tokoh Pers Riau sekaligus Direktur Utama Pekanbaru Jurnalis Center (PJC) Drs.Wahyudi El Panggabean.,MH  yang sekaligus seorang Jurnalis Senior, Pembicara Nasional & Instruktur Jurnalistik.(24/04/2024).

Di tanggapannya,Jurnalis senior Drs.Wahyudi El Penggabean meminta kepada Wartawan agar untuk meningkatkan   naluri investigasinya serta membuat tim khusus sehingga membuka tabir kepalsuan dibalik dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak SPBU dan sehingga ada tindakan tegas dari APH

Disamping itu Wahyudi El Panggabean menjelaskan bahwa tugas wartawan adalah berburu informasi serta mendorong terwujudnya supremasi hukum sesuai dengan pasal 2,3,6 dan tentang kewenangannya ada di pasal 4, untuk berburu informasi, menyiarkan berita kemudian siapa yang menghalang halangi dapat dikenakan sangsi pidana sesuai ketentuan pasal 18 ayat 1 Undang undang Pers nomor 40 Tahun 1999

“Barangsiapa yang mengganggu kerja wartawan dapat dipidana dengan pidana 2 tahun penjara serta denda 500.000.000 rupiah,meksi itu Pimpinan Redaksi sekalipun.”

Tambahnya lagi, kembali kepada undang undang,kalaulah wartawan melakukan demo,wah..entah dari mana dasar hukumnya?kita tidak menginginkan itu.jadi kalau menurut saya lebih baik ditingkatkan skil jurnalisme untuk melakukan investigasi untuk membongkar kasus.ucapnya

Bahkan Ia juga berkata,kalau menjadi wartawan janganlah cengeng serta kerjakanlah kerja kita sesuai dengan Tupoksi dan regulasi yang sudah diatur didalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999

“Kerja kita berburu informasi,memberitakan secara berimbang,bukan demo yang akhirnya dapat berimbas dan mencoreng nama baik profesi yang kita cintai.”terangnya sambil mengatakan bahwa Wartawan saja tidak dibenarkan menjadi salah satu tim sukses apalagi untuk berdemo tentang dugaan pelanggan yang bersifat umum.

“Jangan sampai tukang pembuat berita malah jadi berita.akhirnya di tertawakan orang kita.”imbuhnya sambil bercanda
(Red/fzl)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bunga Desa, Hadirnya Bupati Bandung di Tengah-tengah Masyarakat

24 Mei 2024 - 01:12 WIB

Walikota Tangsel Membuka Jalan Sehat Meriahkan HUT Ke-44 Pamulang Timur

23 Mei 2024 - 18:12 WIB

Bersama Kesbangpol, Pasi Intel Kodim 0510/Tigaraksa Lakukan Bintek

23 Mei 2024 - 16:52 WIB

Rembug Warga” Kapolres Tangsel Bersama Masyarakat Pondok Aren

23 Mei 2024 - 15:37 WIB

Ini Skets Pelaku Penusukan Ustadz Hingga Meninggal Di Kebon Jeruk Jakarta Barat

23 Mei 2024 - 15:32 WIB

Sat Samapta Polsek Pondok Aren Melaksanakan patroli Dialogis Di Kelurahan Pondok Aren

23 Mei 2024 - 15:26 WIB

Trending di News
xvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideos