Menu

Mode Gelap
IPW Sebut Langkah Polri Sudah Tepat di Kasus Vina, Masyarakat Jangan Termakan Hoaks Sambang Dialogis di Pos Kamling Gudang Lengkong Timur Guna Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina TMMD ke 120,Kodim 0621/kab Bogor Bangun 3 Unit Penampungan Air Bersih Bagi Masyarakat Desa Sirnajaya

News · 15 Apr 2024 04:51 WIB ·

Sampah dan Belatung Menjadi Pemandangan di Pasar Ciputat: Keluhan Pedagang Tak Tersentuh Respons Petugas


					Sampah dan Belatung Menjadi Pemandangan di Pasar Ciputat: Keluhan Pedagang Tak Tersentuh Respons Petugas Perbesar

Tangerang Selatan, Brigadenews.co.id- Ribuan sampah menumpuk di depan lapak pedagang di Pasar Ciputat, menciptakan bau tak sedap dan masalah kebersihan yang mengganggu pedagang dan pembeli. Pedagang mengeluhkan kurangnya respons petugas kebersihan yang jarang mengangkut sampah, sementara koordinator kebersihan tampak absen.

Menurut Ucok, salah satu pedagang, keluhan tentang keberadaan sampah dan belatung di pasar telah disampaikan kepada kepala pasar, namun upaya penanganan tampak mandek. Dia juga menyoroti jarangnya kehadiran koordinator kebersihan, kecuali saat mengumpulkan pembayaran gaji dari pedagang.

Ketidakhadiran koordinator kebersihan yang kontras dengan keseriusan dalam mengelola pendapatan pedagang menimbulkan kekesalan di kalangan pedagang. Meskipun keluhan telah disampaikan kepada pihak terkait, belum ada tindakan konkret yang diambil.

Di tempat lain, Yardin Zulkarnaen, mantan legislator, menyatakan pesimistis terhadap peningkatan kondisi Pasar Ciputat tanpa adanya solusi yang lebih baik. Dia mengusulkan pasar dikelola oleh perusahaan daerah atau swasta untuk meningkatkan efisiensi dan tanggung jawab.

Hj. Elsye Martinely, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Tangerang Selatan, menekankan pentingnya mengelola pasar bukan hanya sebagai sumber keuntungan pribadi, tetapi juga sebagai sarana kebutuhan dan obyek wisata ekonomi lokal. Dia menyerukan perbaikan tata kelola pasar sesuai dengan moto kota: cerdas, religius, dan modern.

Tangerang Selatan, Ribuan sampah bertumpuk di depan lapak lapak pedagang pasar hingga menimbulkan bau tak sedap bahkan sudah mengeluarkan belatung, akibatnya keluhan pedagang dan pembeli pun terganggu dengan pemandangan kurang sedap dan timbulkan bau menyengat

Pasalnya sejak sebelum lebaran sampah beraneka ragam tersebut sudah kian menumpuk depan lapak milik pedagang bahkan hingga kini lewat idul Fitri pun belum terangkut oleh petugas seolah kordinator kebersihan sengaja meninggalkan sampah pasar tersebut sampai lewat berlebaran

” Pedagang marah kesal sampah banyak di dalam pasar ada belatungnya, kok di diamkan,” ujar Ucok bukan nama sebenarnya dan salah satu pedagang pasar Ciputat, kepada para awak media, Senin, (15/4/ 2024).

Dia pun menyebutkan, seluruh pedagang mengeluhkan jarang masuknya kordinator kebersihan tetapi saat memungut uang salar ke pedagang selalu hadir

” Semua persoalan sampah ini kepala pasar sudah mengetahuinya dan ini pun sudah dilaporkan,” jelasnya

” Ya betul kepala pasar sudah disampaikan keluhan dan jawabnya itu tugas kordinator kebersihan jika tidak benar tugasnya cukup pecat saja,” timpal Ucok

Berdasarkan pantauan awak media masih banyaknya sampah menumpuk dibeberapa titik lapak milik pedagang bahkan kian tinggi, bau menyengat dan belum diangkut petugas kebersihan

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan serius dari pihak terkait atas penumpukan sampah yang tercecer sejak ramadhan hingga idul Fitri 1445 hijriah tersebut

Sebelumnya keterangan yang diperoleh dari pedagang bahwa kepala pasar sudah menyampaikan keluhan pedagang atas tumpukan sampah depan lapak milik pedagang namun ditanggapi sudah diberikan kepada masing masing kordinator untuk persoalan tersebut

Ditempat terpisah Eks legislator dapil Kota Tangerang Selatan nomor urut 11, Yardin Zulkarnaen mengatakan ” Sampai kapan Pun Pasar Ciputat tidak akan menjadi lebih baik, jika tidak ada Solusi Lain kalau masih dipertahankan Seperti Kondisi Sekarang Ini, Solusi nya Pasar Pasar itu di bawah wewenang dan kebijakan Perumda/BUMD Tangsel atau diserahkan ke Pihak Swasta atau Swastanisasi pengelolaannya,” ungkap Yardin.

” Dan kalau pasar masih di bawah Dinas Indag, bakal begini terus. Pasar di Bawah Dinas Indag menyebabkan antara lain:
1.PAD tidak meningkat karena banyaknya kebocoran.
2.saling lempar tanggung jawab.
3.SDM nya tidak disiplin dan tidak memiliki tanggung jawab sesuai SOP atau dis jobnya, dan
4.Adanya Oknum yang akan merusak tata kelola pasar pasar tradisional di Kota Tangerang Selatan.

Sementara Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia ( APPSI) Kota Tangerang Selatan Hj.Elsye Martinely mengatakan,” jangan menjadikan pasar sebagai komoditas keuntungan pribadi tapi jadikan sebagai sarana kebutuhan selain sebagai tempat berdagang juga obyek wisata perekonomian warga Tangerang Selatan,”. Ujarnya

” Mari benahi tata kelola pasar pasar secara baik sesuai motto kota ini, cerdas religius dan modern,” terang perempuan yang juga aktif di Papera dan Forwani Tangerang Selatan.

Dengan demikian, penanganan sampah dan kebersihan di Pasar Ciputat menjadi panggilan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan pasar dan kesejahteraan pedagang serta masyarakat pengunjung.

 

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Perkim Prov Kalbar Tutup Kesalahan Bagi Jatah Proyek pada sejumlah Wartawan

21 Juni 2024 - 22:06 WIB

Oknum Anggota Polresta Hina Wartawan, Propam Polda Kalbar Turun Tangan

21 Juni 2024 - 22:03 WIB

Jumat Curhat di Jelupang, Kapolres Tangsel Tanggapi Curhatan Warga Terkait Penjualan Miras dan Remaja Nongkrong

21 Juni 2024 - 20:03 WIB

Serbuan Teritorial SUNATAN GRATIS DOOR TO DOOR Kodim 0503/Jakarta Barat.

21 Juni 2024 - 19:55 WIB

Kapolres Kobar Berikan Arahan Penting Kepada Siswa Latja Polri

21 Juni 2024 - 19:22 WIB

Jumat Berkah, Polwan Polres Kobar Bagikan 100 Nasi Bungkus

21 Juni 2024 - 19:12 WIB

Trending di News
xvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideosxvideos