Menu

Mode Gelap
The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 29 Mar 2024 09:27 WIB ·

Gelar Musrenbang RKPD, Ini Prioritas Pembangunan Pemkot Tangsel di 2025


					Gelar Musrenbang RKPD, Ini Prioritas Pembangunan Pemkot Tangsel di 2025 Perbesar

Tangsel, Brigadenews.co.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) selesai menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2025, yang digelar di Wilayah Serpong pada Kamis (28/04/2024).

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang hadir bersama Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan dan Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, menyampaikan beberapa hal terkait prioritas pembangunan Pemkot Tangsel di tahun 2025.

“Arah kebijakan RKPD Kota Tangerang Selatan untuk tahun 2025 yaitu peningkatan kualitas Tangsel unggul, inovatif dan layak huni,” ucapnya.

Dimana prioritas pembangunan RKPD tersebut, pertama peningkatan kualitas kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dengan prioritas rencana aksinya ada 13. Kedua, mendorong pertumbuhan investasi sektor perdagangan dan jasa termasuk ekonomi kreatif dengan prioritas rencana aksi sebanyak 10.

“Kemudian peningkatan kualitas pelayanan publik melalui inovasi tata kelola pemerintahan dengan prioritas rencana aksinya ada kurang lebih 14 rencana aksi. Kemudian, peningkatan konektivitas dan kualitas sarana prasarana perkotaan dengan prioritas rencana aksi sebanyak 17,” terangnya.

Sementara itu usulan dari masyarakat yang sifatnya bottom-up dalam RKPD 2025 yakni usulan dari reses DPRD Kota Tangerang Selatan sebanyak 950 usulan. Kedua, usulan yang berasal dari Musrenbang kelurahan sebanyak 1.032 usulan. Ketiga, usulan dari Musrenbang tingkat kecamatan sebanyak 139 usulan” jelasnya.

Benyamin menjelaskan untuk menekan angka kemiskinan ada 3 langkah yang dilakukan. Pertama, beban pengeluaran kehidupan masyarakat sebagiannya ditanggung oleh pemerintah, seperti biaya sekolah, biaya kesehatan dan lain sebagainya.

“Kedua, peningkatan pendapatan memperkuat daya belinya dengan melatih keterampilan yang nanti menghasilkan lahan pekerjaan bagi mereka, dan pengurangan secara komunal, kantong-kantong kumuh melalui program Kotaku, kota tanpa kumuh,” kata Benyamin.

Sementara itu kalau soal transportasi, kajian sedang dilakukan agar terkoneksi. Karena di Tangerang Selatan, terdiri dari jalan kota, jalan provinsi dan jalan nasional. Oleh karenanya, keterlibatan stakeholder holder di tingkat atas menjadi sangat penting.

“Baik transportasi darat dalam bentuk jalan maupun transportasi yang berbasiskan rel,” tutupnya.

 

(Rudi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buaya Ganas Menerkam Kaki Warga dusun Kelapuk, saat mandi disungai kapuas

25 April 2024 - 01:59 WIB

Wacana Wartawan Demo SPBU Mendapat Tanggapan dari Tokoh Pers Riau

25 April 2024 - 01:50 WIB

Warga Rt 01/ Rw 09 Ciputat Geram dengan Kebiasaan Membuang Sampah Sembarangan di Amrol: Tuntutan Tegas untuk Penanganan Cepat!

25 April 2024 - 01:17 WIB

Polres Tangsel Amankan Kunjungan Presiden RI Ke ICE BSD

25 April 2024 - 00:05 WIB

Babhinkamtibmas Polsek Legok Mengikuti Kegiatan Tahlilan dan Berikan Himbauan Kamtibmas

25 April 2024 - 00:00 WIB

Tindak Tegas, Pilar Saga Ichsan Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

24 April 2024 - 15:26 WIB

Trending di News