Anggota Brimob  Mrnjaga Kamtibmas dan Menghimbau Tukang  Ojeg Pangkalan Untuk  Disiplin  Dalam Berlalu Lintas

Sumedang, Brigadenews.co.id – Guna menjaga kondusifitas didaerah-daerah anggota Brimob aktif laksanakan Patroli berkeliling ke desa-desa menyambangi warga masyarakat, melaksanakan dialogis.

Terutama Patroli ke tempat-tempat keramaian dan rawan kejahatan, mengurangi gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan, kegiatan ini merupakan tugas dan kewajiban sebagai Anggota Brimob

Patroli kali ini ke daerah kawasan Pangkalan Ojeg Cipasir Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Patroli menyambangi tukang ojeg yang sedang mangkal.

Patroli yang dipimpin oleh Bripka Hidayat ini menghimbau agar para Tukang ojeg selau menjaga kamtibmas , apabila terjadi tindak kejahatan seperti pemalakan dan sebagainya agar melapor segera kepada yang berwajib, seperti polsek terdekat.

Selain menghimbau agar para tukang ojeg menjaga kamtibmas juga patroli Brimob selalu menyampaikan berbagai mensosialisasikan kepada masyarakat terutama dalam hal penerapan Protokol kesehatan dan kewaspadaan terhadap penyebaran Pandemi Covid 19 dan menganjurkan untuk selalu menjaga kebersihan agar terhindar dari Covid-19.

Tukang ojeg dihimbau untuk tetap menjadi teladan dalam menerapkan disiplin berlalu lintas, dengan selalu menggunakan helm saat berkendara, membawa surat-surat kendaraan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan raya.

Dalam kesempatan lain Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat KOMBES POL. Yuri Karsono S.IK., melalui Komandan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Iptu Dili Hermawan Amran menyampaikan, “Brimob aktif senantiasa laksanakan patroli dan himbauan, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan terus menyampaikan kepada masyarakat tentang berbagai program dan kebijakan pemerintah terkait Protokol kesehatan.” Ungkap Beliau.

(Andri,S)

Baca Juga :  Polsek Serpong Gelar Vaksinasi Covid 19 di 5 Tempat Yang Berbeda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.