Diduga Bea Cukai Batam Menutup Mata Atas Bongkar Muat Ilegal Pelabuhan Punggur Batam

Batam, Brigadenews.co.id – Ditengah Kinerja Bea Cukai Batam yang di banggakan di tahun 2022 ini, ternyata terselib lokasi yang menjadi rawan penyelundupan sembako keluar pulau Batam. Kamis, (13/01/2022)

Truk yang memuat barang ilegal diduga telah merugikan Negara dan melanggar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 19 tahun 2019 dengan waktu tertentu untuk menghindari pajak Negara, apakah kegiatan ini sengaja Bea Cukai menutup mata? Ini sangat di sayangkan.

Lokasi kegiatan tersebut berada di punggur dalam, saat awak media melintas dan berhenti, menanyakan truk yang memuat barang tersebut dengan total nilai cukup fantastis diatas 100 juta, rata-rata 1 truk yang di tutup dengan terpal mencakupi angka itu, sehingga awak media melakukan Investigasi dan mengambil foto di lokasi tersebut.

Pada saat awak media mengambil gambar terjadi keributan, dan tak tahan emosi pengelolah pelabuhan menampar salah satu awak media dan disaksikan oleh rekannya, mobil dihadang serta meminta segera di hapus foto-foto yang diambil dilokasi tersebut, kejadian itu berlangsung di tanggal 13 Januari 2022 pukul 01:00 Wib dini hari.

Salah satu dari buruh pelabuhan mengeluarkan nada ancam, ” kalian pikir kami takut? Ini kampung kami, jangan macam-macamya, kami habisi kalian,”tutur seorang pria berbadan kurus berkaca mata hitam tersebut.

Korban tamparan tersebut berkeinginan untuk melapor kasus itu ke pihak Polsek Nongsa, namun di urungkan takut keselamatan terancam di perjalanan.

Pada Kamis, (13/01/2022) awak media bermaksud menemui Kepala Bea Cukai Batam namun alasan sibuk, akhirnya diterimah oleh Kasi Bea Cukai, “Undani

Permintaan yang pertama, segera menindak lanjuti temuan tersebut, kedua, segera personal yang menghadang kinerja media itu ditindak, ini bukan premanisme, karena media bekerja dilindungi oleh UU No 40 tahun 1999.

Baca Juga :  Guna Mencegah Penyebaran Covid-19, Brimob Jabar Bagikan Masker Gratis Di Pasar Desa Wanasaba Kidul Cirebon

Untuk itu kami meminta segera menutup tempat yang di anggap merugikan Negara dalam hal Pajak ini, jika tidak ditindaklanjuti dengan segera, maka surat menyurat akan dilakukan oleh Lembaga YALPK Kepri, karena sudah mencoreng nama media dan harga diri dengan bahasa, ” kalian pikir kami takut? Jangan foto-foto disini, mengganggu pekerjaan kami.

Media sangat menyayangkan kejadian tersebut, mengapa sampai ada, personal yang sangat berani kepada (Media) apakah mereka kebal Hukum? Atau mereka sudah di ” Back Up oleh oknum-oknum aparat yang berkepentingan diatas itu?

Untuk itu kami meminta kepada Pemerintah dalam hal ini KEPALA BEA CUKAI BATAM untuk segera menutup lokasi tersebut, karena sangat merugikan bea masuk atau Pajak ke Negara.

Hingga Berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari penegak hukum.

BERSAMBUNG

Gebby Ratta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.