Belajar Filosofi Hidup Dari Pohon Pisang

BRIGADENEWS.CO.ID – Setahun terakhir ini kami di Annahl Ecopark intens berinteraksi dengan berbagai jenis pohon pisang, mulai dari mengenal, menanam, mengamati pertumbuhan hingga memanennya.

Kami juga mencoba mengkonservasi berbagai jenis pisang untuk bahan pelajaran para siswa dan bahan penelitian para mahasiswa.

Dilahan seluas 4,7 hektar kami menanam berbagai jenis pohon pisang disepanjang jalan menuju Annahl Ecopark.

Berbagai jenis pohon pisang yang kami tanam antara lain : pisang raja, emas kepok, uli, tanduk, nangka, lampung, ambon, siam, batu dan gembor (pisang berwarna ungu).

Bukan hanya melakukan hal-hal yang telah disebutkan di atas, kami juga berusaha mempelajari (mengambil hikmah) dari siklus kehidupan pohon pisang. Ternyata banyak filosofi hidup yang dapat kami pelajari dari siklus kehidupan pohon pisang.

Diantara filosofi hidup yang dapat kami pelajari dari siklus hidup pohon pisang antara lain :

Pertama, usia pohon pisang itu tidak lama sekitar 1-2 tahun, ini mengajarkan kepada kami bahwa hidup didunia ini amatlah singkat.

Kedua, diusianya yang singkat itu, pohon pisang akan menghasilkan buah manis yang bisa dinikmati manusia dan binatang. Hal itu mengajarkan kami bahwa di hidup yang singkat ini kami harus berbuat yang terbaik, memberikan manfaat bagi kehidupan sebagai bekal kembali menghadap Allah SWT.

Ketiga, pohon pisang tidak akan mati walau ditebang sebelum ia berbuah, ini mengajarkan kami bahwa hidup ini adalah medan perjuangan, jangan menyerah untuk terus berjuang mempersembahkan yang terbaik bagi kehidupan sebagai wujud syukur atas potensi yang Allah SWT berikan.

Keempat, hampir semua bagian tubuh pohon pisang berguna (bisa dimanfaatkan) untuk berbagai kebutuhan dan keperluan, mulai dari daunnya yang bisa digunakan untuk pembungkus makanan dan berlindung dari hujan, jantungnya untuk di sayur atau ditumis, dahannya untuk mainan anak-anak, Batangnya untuk membuat tali dan bisa dibuat keripik (makanan ringan), buahnya dinikmati dan dijadikan obat karena mengandung banyak khasiat, bahkan kulit pisang bagian dalamnya bisa dijadikan pembersih (semir) sepatu. Hal tersebut mengajarkan kepada kami bahwa idealnya setiap kita memiliki banyak manfaat, semua anggota tubuh kita harus berkontribusi memberi manfaat dalam kebaikan dan kehidupan.

Baca Juga :  Tempat Wisata Senggigi Terpantau Sepi, Pengelola Wisata Patuhi Surat Edaran Bupati

Kelima, pohon pisang juga menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis binatang, seperti semut, ulat, burung, kelelawar ular dan binatang lainnya yang nyaman tinggal di pohon pisang, ini mengajarkan kepada kami, bahwa idealnya diri kita menjadi tempat yang nyaman bagi banyak orang untuk berlindung, berkomunikasi dan berbagi kebaikan.

Keenam, pohon pisang setelah berbuah, sebelum ia mati, ia pasti telah menyiapkan beberapa anak pisang (2-7 anak pisang) untuk melanjutkan siklus kehidupannya, memberi manfaat bagi manusia dan hewan. Ini mengajarkan kepada kami dan kita semua bahwa sebelum meninggalkan dunia yang fana ini, kita harus menyiapkan generasi (anak, murid, adik, saudara, sahabat, teman sejawat dan masyarakat ) para pelanjut perjuangan agar kebaikan yang telah kita lakukan bisa dilanjutkan dan dikembangkan.

Ketujuh, anak pohon pisang, pertumbuhannya akan lebih cepat dan buahnya akan tetap bagus (besar dan lebat) jika ia dipisahkan dari saudara dan induknya, setelah induknya selesai berbuah (ditebang). Ini mengajarkan kepada kita bahwa anak-anak harus dilatih untuk mandiri, menghidupi dan menjalani visi dan misi hidupnya sendiri, pergi jauh mencari ilmu dan pengalaman, hijrah, merantau : belajar hidup mandiri tidak hanya mengandalkan aset ( fasilitas dan kekayaan orang tua).

Demikian banyak manfaat pohon pisang bagi manusia dan hewan yang bisa kita petik hikmahnya dalam kehidupan. Maka tak mengherankan jika seorang pengusaha nasional asal Gorontalo Bapak Muhammad Gobel pendiri perusahaan PT Nasional Gobel menjadikan pohon pisang sebagai Filosofi perusahaannya.

Tentu masih banyak lagi hikmah dari siklus kehidupan pohon pisang yang bisa kita temukan, jika kita mau mengenal, menanam, mengamati proses pertumbuhannya, memanen, menikmati manis dan nikmat buahnya serta berbagi kepada tetangga.

Baca Juga :  Jajaran Polsek Gedebage Polrestabes Bandung Gatur Lantas Pagi

Jika anda tertarik mempelajari lebih jauh tentang budidaya berbagai jenis pohon pisang dan filosofinya, silahkan berkunjung ke BANANA Land AN NAHL Ecopark.

Oleh : Agus Fatah
( Penggagas BANANA Land AN NAHL Ecopark)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.