Diduga Banyak Proyek Abal-abal di Kota Tegal

Tegal, Brigadenews.co.id – Di Kota Tegal saat ini banyak kegiatan proyek sedang berlangsung seperti proyek pengaspalan jalan, proyek revitalisasi saluran air (drainase) dan lain sebagainya.

Ironisnya ketika kegiatan sudah mulai dilaksanakan masih ditemui beberapa kegiatan pekerjaan/proyek yang tidak memasang papa nama proyek (papan transparasi). Hal ini membuat masyarakat bertanya tanya, karena sering dijumpai ada kegiatan pekerjaan tetapi tidak ada papan informasi atau papa nama proyek.

Ketika awak media menemui salah satu pelaksana proyek. pembuatan saluran/drainase, dengan entengnya menjawab masih dalam proses.

“Terus terang saya sudah membeli papan nama proyek pada salah seorang pegawai honorer di kantor PU, namun hingga sekarang belum jadi. Sehingga bagaimana saya akan memasang papan nama proyek?” tutur salah seorang pelaksana proyek ketika ditemui pada selasa (1/9) lalu.

Lebih jauh dikatakan bahwa harga papan nama proyek berkisar 200 ribuan.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Tegal, Sugiyanto ketika dikonsfirmasi melalui
WA menjawab bahwa sedang diluar kota.

“Silahkan kalau mau menanyakan papan nama proyek tanyakan pada Kabid saya,” tulis Sugiyanto melalui pesan WA.

Menyikapi adanya kegiatan proyek-proyek yang ada di kota Tegal yang masih ditemui belum terpasang papan nama proyek seperti kegiatan pembangunan drainase/saluran air di sepanjang depan halaman SMP Negeri 6 Tegal yang diduga proyek bodong atau abal-abal karena tidak ada papan nama proyek.

Hal ini membuat Ketua LSM Bina Pelangi angkat bicara. sudah jelas hal itu telah melanggar undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) dan Permen PU nomor 12/PRT/M/2014 tentang penyelenggaraan sistem Drainase Perkotaan” terang Ali Rosidin selaku Ketua LSM Bina Pelangi.

Baca Juga :  Sosialisasi AKB Terhadap Security Kawasan Suryacipta

Lebih jauh dikatakan bahwa dengan adanya papan nama maka masyarakat akan tahu proyek dibiayai dari mana. Apa dari APBN/APBD, siapa pelaksananya.

“Sehingga proyek tersebut ada yang bertanggung jawab, bukan proyek abal abal alias bodong,” tegasnya.(Red/TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.