Keluhkan Banjir, Warga Jalan Pembangunan Datangi Proyek Perumahan Ardina

TANGSEL,BRIGADENEWS.CO.ID-Warga Jalan Pembangunan Jombang Ciputat Tangsel datangi dan mengeluhkan proyek pembangunan perumahan yang rencananya akan dibangun oleh pemgembang perumahan berlantai 2 sebanyak 44 unit diatas lahan seluas 59.23 m2.

Puluhan warga mendatangi proyek perumahan Ardina dari PT AKM Selasa (08/01/2020) pagi tersebut, bertujuan mengeluhkan pembangunan yang dilakukan berdampak banjir terhadap rumah warga akibat terjadinya penyempitan drainase yang dilakukan oleh pengembang.

Melalui pertemuan antar warga dan pihak pengembang persisnya didepan proyek perumahan Ardina dari PT AKM hanya dihadiri oleh pengawas proyek, tokoh masyarakat, warga setempat serta Bhabin kamtibmas dan Bhabinsa Ciputat.

Sedangkan dari harapan warga agar dapat bertemu dan bertatap muka kepada untuk dipertemukan kepada pihak PT AKM selaku pengembang tidak membuahkan hasil.

Ahmad salah satu warga dan juga ketua Rt 03/04 Jalan Pembangunan Ciputat Tangsel mewakili warga merasa dirugikan oleh pembangunan.

Lanjutnya, semenjak adanya pembangunan cluster residence tersebut pada 1 Januari 2020 kita mengalami banjir setinggi pinggang orang dewasa.

” Kita mengharapkan supaya cepat terlaksana, karena imbasnya ke warga, dan mudah-mudahan ditanggapi serius oleh pengembang,”pinta Ahmad.

Menurut Ahmad permasalahan yang dialami warga dari dampak pembangunan yang dilakukan pengembang adalah, air yang sebelum lancar apabila terjadi banjir, kini malah berbalik dan imbas dirasakan dan dialami oleh warga.

Tezar perwakilan pemuda warga setempat juga meminta dan menuntut agar drainase diperlebar, karena melalui pantauan nya pada banjir kemarin terjadinya penyempitan dan air berputar-putar ditempat dan tidak mengalir.

Aiptu Abdul Hamid dari Bhabin Kamtibmas Polsek Ciputat menghimbau kepada pengembang bahwa hal keluhan masyarakat agar disikapi.

” Sampai saat ini yang namanya pertemuan saya selaku Bhabin Kamtibmas dan Bhabinsa tidak tahu bahkan tidak ada undangan dalam pertemuan, sampai saat ini yang namanya pak reza saya belum tahu,”ucap Hamid

Baca Juga :  Polsek Ujungberung Polrestabes Bandung Operasi Yustisi, dan Bagikan Masker

Karena menurutnya hal ini harus dilakukan pertemuan di kantor kelurahan baik dari pihak pengembang warga dan pihak pemerintahan dari kelurahan, pihak PU, untuk membahas dan memberikan penjelasan tentang debit airnya.

Dari hasil pertemuan antar warga dan pihak pengembang, Sofyan selaku pengawas proyek perumahan tersebut mengaku masuk dipertengahan perjalanan proyek yang dulunya sempat berjalan dan terhenti pengerjaannya.

Sofyan berjanji akan melakukan pelebaran saluran drainase sebagaimana tuntutan warga yang terkena dampak banjir akibat terjadi penyempitan atau kecil drainase saluran pembuangan air warga.

( Rudi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.