Hughes 300 , Helikopter Latih TNI AD Yang Andal

BRIGADENEWS.CO.ID – Helikopter single engine ini hanya memliki beban kosong seberat 500 kg. Jika diberi label, sosok helikopter dengan tiga bilah baling-baling utama ini perannya sebagai Light Utility Helicopter. Dengan ukurannya yang terbilang mungil, Hughes 300 hanya bisa membawa maksimal dua penumpang dalam posisi duduk berjajar. Tapi jangan salah kira, sumbangsih Hughes 300 tak kecil bagi Puspenerbad TNI AD, pasalnya dari sosok helikopter bercat oranye inilah para pilot helikopter TNI AD dibentuk menjadi penerbang yang handal. Persisnya Hughes 300 dioperasikan oleh Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Pusdikpenerbad) di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.

Sebelum pilot helikopter Puspenerbad dapat mengoperasikan helikopter NBell-412, Mi-35, Mi-17, Fennec dan NBO-105, maka pada masa latihan terbang dasar, siswa didik yang berpangkat perwira harus dapat menerbangkan Hughes 300. Para siswa dilatih dengan Hughes-300C sebanyak 120 jam terbang. Setelah lulus, mereka melanjutkan di simulator BO-105 atau Bell-412 sekitar 20 jam, sebelum melakukan transisi sebagai copilot pada jenis helikopter yang telah ditentukan.

Merujuk ke sejarahnya, prototipe helikopter ini terbang perdana pada tanggal 2 Oktober 1956 dengan label Hughes 269. Namun produksi helikoper latih ini baru dimulai pada tahun 1960. Selain digadang sebagai wahana latih, Hughes 300 juga dirancang untuk mendukung tugas di bidang pertanian dan kepolisian.

Pada tahun 1969, dirilis varian peningkatan dengan kode Hughes 300C, produksi Hughes 300C baru dimulai pada tahun 1970 setelah resmi mendapat sertifikasi dari FAA. Jadilah Hughes 300C ditenagai mesin piston Lycoming HIO-360-D1A dengan tenaga 190 hp (140 kW). Varian inilah yang digunakan oleh PusdikPenerbad dan dibuat tahun 1982.

Walau desainnya terkesan lawas, Hughes 300 tergolong produk yang laris di pasaran, terbukti dengan populasinya yang mencapai 2.800 unit. Selain diproduksi oleh Hughes Helicopters, manufaktur lain yang juga memproduksi helikopter kecil ini adalah Schweizer Aircraft dan Sikorsky Aircraft. Dalam beberapa varian, dan perubahan pada desain bodi, basis Hughes 300 masih diproduksi sampai saat ini, bahkan menjadi kompetitor bagi helikopter sejenis, seperti Robinson R22.

Baca Juga :  Bareng AMS, Pemkab Indramyu Adakan Goes Saba Desa

Sumber : indomiliter.com

Editor : Adrian Pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.