Danpusdik Kowad Buka Diklat Bela Negara Menwa Batalyon STAINI Parung

50 Anggota Menwa dari Batalyon STAI Pondok Pesantren Nurul Iman Parung BogorYang sedang di latih Di Pusdik Kowad Bandung

BANDUNG, BRIGADENEWS.CO. ID — Resimen Mahasiswa (Menwa) adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Untuk mencapai hal itu dan mengembalikan kembali semangat bela negara dan Cinta tanah air, sebanyak 50 Anggota Menwa dari Batalyon STAI Pondok Pesantren Nurul Iman Parung Bogor yang dibawah naungan Resimen Mahasiswa Jayakarta mengikuti pelatihan bela negara di lemdik Pusat Pendidikan Korps Wanita TNI Angkatan Darat atau (Pusdik Kowad) Bandung Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, 50 santri yang ikut Resimen Mahasiswa di Didik selama 5 hari kedepan dan acara pembukaan dibuka langsung Oleh Danpusdik Kowad Kolonel Chk Tetty M Lubis, SH, MH pada Kamis 7/9/2017

Dalam amanatnya, Danpusdik Kowad menyampaikan Ucapan selamat datang kepada para peserta didik yang akan mengikuti pendidikan selama 5 hari. “Setiap warga negara baik sipil maupun militer mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga keutuhan NKRI. Pendidikan dan pelatihan Bela Negara ini merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi Resimen Mahasiswa sebagai komponen pendukung pertahanan Negara” Tegas Danpusdik Kowad.

Lebih jauh dikatakannya, Pendidikan dan pelatihan ini bukanlah suatu upaya “militerisasi” terhadap masyarakat sipil, tetapi pada dasarnya pendidikan ini untuk mengarahkan dalam bekal ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang bersifat keprajuritan dalam bentuk pengenalan disiplin, pembentukan mental dan fisik serta memupuk rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

Danpusdik Kowad juga menekankan kepada pelatih dan pembina agar senantiasa mengutamakan faktor keamanan baik personel maupun materil dalam setiap kegiatan.

Sementara itu, Sulis Dansatgas Pendidikan Anggota Menwa dari Batalyon STAI Pondok Pesantren Nurul Iman Parung Bogor menambahkan, pendidikan dasar Menwa yang dibina oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), meliputi pendidikan dan latihan kedisplinan, wawasan kebangsaan, serta kegiatan fisik dan pembinaan jasmani.

“Diklat ini tidak lain untuk meningkatkan Cinta tanah air, Disiplin dan Bela Negara yang sedang digaungkan kembali oleh pemerintah,” ujarnya.

Sulis menuturkan, kami panitia dari Menwa Jakarta hanya ingin berbuat yang terbaik untuk tunas bangsa kedepan. “Kami akan terus konsisten memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Lebih lanjut sulis mengatakan, kita ketahui bersama saat ini bangsa kita sedang mendapat berbagai cobaan yang ingin menghancurkan Indonesia, untuk itu kalau tidak disikapi maka kader bangsa ini akan terkontaminasi dan gampang terpropokasi.

“Dengan diklat inilah salah satu langkah awal dalam antisipasi hal tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Saat dikonformasi Umi Waheeda selaku Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School mengatakan, selalu melakukan yang terbaik dalam hal apapun “Always do the best and be the best”. 

“Mudah-mudahan seluruh pesantren di Indonesia bisa mengikuti jejak Nurul Iman dalam mengikuti pendidikan bela Negara. Adanya pendidikan belanegara di Nurul Iman telah mengundang respon positif dari berbagai kalangan, bahkan Al Ashriyyah Nurul Iman dinobatkan sebagai pesantren bela Negara dan saya sendiri (Umi Waheeda) sebagai ibu belanegara oleh Presiden RI dan kementerian pertahan pada peringatan hari belanegara 2015 silam,” Ujarnya

Baca Juga :  PLN UP3 Cikokol Resmikan SPKLU

Untuk diketahui, Kegiatan diklatsarmil ini dimotori oleh Skomenwa Jayakarta atas permintaan Danmenwa Raden Umar kepada Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Umi Waheeda binti Abdul Rahman S.Psi., M.Si. yang meminta peserta didik dari santri putri di Nurul Iman. Karena Diksarmil sebelumnya selalu santri putra yang mengikuti pendidikan. Tahun ini merupakan kesempatan emas bagi santri putri karena berkesempatan serta mendapatkan izin mengikuti kader belanegara di Pusdik Kowad.

Diksarmil Menwa Jayakarta kali ini adalah kegiatan perdana dengan seluruh peserta didik dari santri Pondok Pesantren dan hal yang istimewa dari kegiatan ini adalah seluruh peserta didiknya dari kaum wanita (Santri Putri, Red.) dan yang mendidik mereka juga dari wanita TNI angkatan darat.(Eky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.